Jarum yang berdetak menggiring memaksa waktu terus berputar.
Aku di luar sana. Menengadah ke kubah langit. Aku mengerenyitkan dahi. Silau.
Seperti ada kontak, antara mataku dengan kapas-kapas putihnya.
Lalu, satu dua tiga menit hilang.
Ada yang datang.
Kamu menghampiri. Seperti kumbang rindu bunganya.
Waktu sesaat terasa berhenti total. Segala bunyi bisu. Jasad-jasad terpaku.
......
Read more...
Sunday, June 5
Klise
Thursday, June 2
:D
My Chemical Romance - Summertime. Recommended!
Mute my theme song before you listen. Enjoy :)
When the lights go out
Will you take me with you?
And carry all this broken bone
Through six years down in crowded rooms
And highways I call home
Is something I can't know till now
Till you picked me off the ground
With brick in hand, your lip gloss smile
Your scraped up knees and
If you stay
I would even wait all night
Or until my heart explodes
How long?
Until we find our way
In the dark and out of harm
You can run away with me
Anytime you want
Terrified of what I'd be
As a kid from what I've seen
Every single day
When people try
And put the pieces back together
Just to smash them down
Turn my headphones up real loud
I don't think I need them now
'Cause you stop the noise out
If you stay
I would even wait all night
Or until my heart explodes
How long?
Until we find our way
In the dark and out of harm
You can run away with me
Anytime you want Read more...
09.40
Aku hadiahkan ini,
Kepada mereka yang tidak pernah membaca tanda, bahwa di setiap bulir hujan terdapat dongeng-dongeng dari langit.
Kepada mereka yang tidak pernah tersampaikan waktu, tidak sempat dalam kata ,dan ada dalam tiada.
Kepada mereka yang senantiasa selalu hadir sekalipun harus mengendap-ngendap.
Kepada mereka yang selalu menunggu turunnya hujan, menampan kesejukan yang dijanjikan dewa langit.
Kepada mereka yang tulus menghidupi hidup tanpa menuntut.
Kepada mereka yang menganggap bahwa akal manusia tak akan menepi sampai hati.
Kepada mereka yang selalu sembunyi di bilik hijau yang tinggi-tinggi.
Kepada mereka yang jiwanya mati, harapnya tanpa arti, bicaranya dinanti-nanti.
Kepada mereka yang mencintai hidup dengan segala hukum-hukumnya, puisi-puisinya ,dan petuah-petuahnya.
Kepada mereka yang berikrar untuk bersama, berlari sampai menua.
Kepada mereka yang namanya hampir tak pernah disebut.
Kepada mereka yang urung memiliki, urung mencintai, urung merindu.
Kepada mereka itulah,
untuk merekalah,
dan karena mereka,
aku mendengar,
aku melihat,
aku merasa.
Sekali lagi,
aku mendengarkan. Read more...
Wednesday, June 1
Kupu-kupu
Kupu-kupuku mengangkasa
Terbang
Lepas mengejar angin
Tanpa rasa dingin
Kupu-kupuku hinggap
Tetap
Mengoyak seluruh bunga
Yang mukanya menganga
Kupu-kupuku terjatuh
Rapuh
Sayapnya retak-retak
Tubuhnya melantak
Kupu-kupuku pergi
Sendiri
Menepi
Lalu mati
09.58 p.m
Read more...
Subscribe to:
Posts (Atom)

