Friday, July 18

A Little Comeback


Kali ini ijinkan aku untuk penasaran. Tentang berbagai hal. Tentangmu.

Bagaimana bisa semua hal kecil yang kau lakukan bisa jadi begitu berharga dan sangat.

Oh-oh-please---

Apakah kau membayar satu semesta ini untuk membuat segalanya

terasa indah?

Bahkan hanya ketika kau berkedip.

Oh-my-God---aku hampir gila.

Read more...

Thursday, August 16

Hey, I Just Posted This!


Hey, I just met you! And this is kreyzeeehhh! :))

Just skip an add, then enjoy 'em! :D

Read more...

Yellow


This is one of my favourite song. I love every single by Coldplay officially. But for this video clip, I wonder it wasn't cost much money because he's just singin' and walkin' along the beach! :)).

But over all, i love his voice and every lyrics he wrote <3.

.

Read more...

Dehidrasi


Aku haus.

Kuteguk rindu ini perlahan.

Apakah.. kau, rasa yang sama?

Apakah.. kau, doakanku diam-diam?

Dalam malam-malammu, mungkin?


Sekali lagi, aku haus.

Kuteguk rindu ini kembali.

Apakah.. kau, masih di bawah kubah yang sama denganku?

Apakah.. kau, sedang kecemasan seperti ibu yang sedang kehilangan anaknya?

Sepertiku.


Untuk yang kesekian kalinya, aku haus.

Kuteguk rindu ini sampai tersedak.

Apakah.. kau, mendengar angin menyampaikan pesan-pesan dariku?

Apakah.. kau, tidak memikirkan kenangan..kita?


Sekarang aku dehidrasi.

Jadi, kapan kau akan kembali?

Read more...

Wednesday, August 15

TerimaKasih

Dari mulai absen A sampai Z. Kalian itu bagai kamus bahasa yang harus saya terjemahkan masing-masingnya. Dan di situlah keistimewaan kalian. Ketika masa transisi ini memang menekan saya untuk terus menjadi seorang yang dewasa maka saya pun perlahan-lahan bisa memetik pelajaran-pelajaran hidup dari kalian. Disadari atau tidak.

Dan saya sangat berterimakasih.
 


 

Terima kasih untuk telah menerima saya di tengah-tengah kalian.

Terima kasih untuk telah menjawab ketika saya bertanya.

Terima kasih untuk telah membantu ketika saya kelabakan dan susah.

Terima kasih untuk telah mencibir di belakang saya.

Terima kasih untuk telah menjadikan saya lebih istimewa dari sekadar teman.

Terima kasih untuk telah menyemangati saya ketika bahkan saya terlalu minder untuk berjalan di tengah kalian.

Terima kasih untuk telah tersenyum. Betulan atau palsu.

Terima kasih untuk telah meminta saran dan menjadikan saya sebagai bahan pertimbangan bagi langkah kalian selanjutnya.

Terima kasih untuk telah mengakui saya sebagai teman, sahabat, partner, saingan, teman remehan yang abal-abal, atau bahkan musuh sekalipun (amit-amit untuk yang satu ini).

Terima kasih untuk telah memperlakukan saya dengan indah.

Terima kasih untuk telah mengolok-olok saya,

Terima kasih untuk telah mengantarkan saya pulang kalau saya butuh tebengan (he-he-he)

Terima kasih untuk telah membicarakan saya di depan, samping, maupun di belakang saya.

Terima kasih untuk telah mendoakan saya (semoga kalian mendoakan yang betul-betul baik).

Terima kasih untuk telah mencari atau menanyakan saya bila saya tidak masuk sekolah.

Terima kasih untuk telah memberi saya informasi-informasi penting bagi kelangsungan hidup saya (red: contekan)

Terima kasih untuk telah meringankan dan memberatkan beban saya.

Terima kasih untuk telah menyimpan saya di daftar orang-orang yang berpengaruh bagi kalian, juga bagi yang tidak.

Terima kasih untuk telah setuju dengan apa yang saya katakan, juga yang tidak.

Terima kasih untuk telah berbicara yang bagus-bagus tentang saya, juga yang tidak.

Terima kasih untuk telah memperhatikan saya. Detil atau tidak.

Terima kasih untuk telah memberi saya petuah-petuah berharga.

Terima kasih untuk telah meluangkan waktunya untuk saya.

Terima kasih untuk telah membutuhkan saya dalam hari-hari kalian.

Terima kasih untuk telah kepo-in saya! :P

Terima kasih untuk telah menjadi imam ketika saya shalat.

Terima kasih untuk telah duduk di samping saya ketika saya duduk sendiri.

Terima kasih untuk telah menepis kekhawatiran-kekhawatiran saya.

Terima kasih untuk telah pelit atau tidak.

Terima kasih untuk telah bertanya ketika saya kelewat diam.

Terima kasih untuk telah menghibur saya sewaktu lara.

Terima kasih untuk telah mendengar saya ketika butuh telinga.

Terima kasih untuk telah merengkuh saya ketika punggung terlalu bengkok untuk tegak.

Terima kasih untuk telah mengucapkan ulang tahun selama dua kali saya bertambah umur di tengah-tengah kalian.

Terima kasih untuk telah memberi kejutan dalam hari-hari saya.

Terima kasih untuk telah menaikkan dan menjatuhkan mood saya.

Terima kasih untuk telah memberi segudang inspirasi kepada saya.

Terima kasih untuk telah menciptakan cerita baru dalam setiap episode kehidupan saya.

Terima kasih untuk telah menjadikan hari baik bagi hari yang buruk, dan hari buruk bagi hari yang baik.

Terima kasih untuk telah menjadi berharga, juga untuk kenangan yang ada selama saya dengan kalian. Kalau saya bisa, saya ingin sekali memotretnya satu-satu.

Read more...

Saturday, December 17

I'm On My Way To Take In

Ada saat ketika langit menjadi begitu abu. Begitu pekat.
Saat cahaya kilat berpendar. Membuat mataku sontak tertutup. Takut.
Bila aku boleh memilih. Lebih baik aku dengar suara petir setiap saat. Daripada aku harus duduk mendengarkan apa yang tidak terlontarkan secara langsung, apa yang tidak tersaksikan secara kasat.
Sayangnya aku tidak berhak untuk memilih. Tuhanku lebih ingin aku mendengarkan kenyataan.

Entah. Seketika aku merasa ada yang harus aku tertawakan saat itu juga.
Tentang namaku yang mungkin ada pada mulut, hati ,dan pikiran mereka.
Tentang namaku yang ada pada keseharian mereka.
Tentang namaku yang menyibukkan diri mereka.

Betapa sandiwara dunia ini benar. Dan aku mungkin adalah salah satu aktris dari film kehidupan. Barangkali wajar apabila mereka berkata seperti mereka adalah juri untuk hidupku. Aku sebagai diriku memang sama sekali tidak pernah mengerti, dan tidak pernah terbesit di dalam hati untuk mencelakakan atau merugikan siapapun. Terutama orang-orang di sekitarku.
Sepertinya, kali ini aku harus benar-benar melangkah. Melangkah dengan buta dan tuli.
Buta akan mereka yang menatapku dengan rendah. Tuli akan mereka yang menilaiku dengan pikiran yang dangkal.

Sepertinya, kali ini aku pun harus benar-benar mengerti. Mengerti dengan yang tidak satu dan segala aspek-aspeknya. Semacam toleransi, mungkin.
Walau aku sendiri merasa sesak. Namun rasanya terlalu lemah bila aku berikan air mata ini untuk hal-hal yang demikian. Sama sekali aku tidak mengerti mengapa mereka tidak menempatkan diri hanya pada satu sisi. Hitam atau putih. Bukan berada pada tengah-tengahnya.

Tuhanku barangkali sengaja. Tuhanku barangkali hanya ingin memperingatkan.
Bahwa setiap apa yang aku lihat di dunia ini tidak seutuhnya adalah benar.
Bahwa setiap emas yang aku lihat pun tidak berarti adalah murni.
Bahwa setiap tempat yang aku tuju pun tidak selalu adalah tujuan.

Inilah salah satu hal yang selalu aku renungkan setiap saat aku ingat Tuhan. Betapa Dia begitu sungguh. Terlepas dari segala kepalsuan dan kefanaan. Betapa Dia begitu tulus. Tanpa pamrih apapun.

Dan guruku mungkin benar. Pernah beliau memberi suatu petuah padaku bahwa untuk mencapai hidup yang sukses adalah dengan menjadi pemerhati yang paling baik. Pada awalnya sama sekali tidak terpikirkan bagaimana caraku memperhatikan segala tingkah laku manusia sedang aku berbaur pula bersama mereka. Tapi kini perlahan-lahan aku dapat membuka celah-celah itu. Aku hampir mengerti bahwa dengan memperhatikan, aku akan memahami segala hal.

Dan sekarang, aku sedang dalam perjalanan menuju paham. Paham bagaimana seharusnya aku kepada dunia, dunia terhadapku, aku di dunia dan dunia di dalamku.
Dengan satu hal yang tampak sederhana. Memperhatikan.
Read more...

Wednesday, December 14

Begging God

Dear, God.
Maybe my life was a rollercoaster but I keep trying to see more detail and deeply than usual. It's like I have no idea to be not thankful.
You, God.
You still give a chance to me to live. You still hold my parents to be here. You still gimme your little surprise. You still gimme something that I never thought it before. You, God.. Your plan is the best plan ever!!!
You couldn't be compared with anything. You are the source of the powers.
One thing I wanna thank is all the people around me. Whomever they are. I'm so thankful. Good or bad guys. They complete my day.
Moreover, You still gimme a belief to be with him. With A. He's like your gift package to me and I'm happy :)
I knew you see. Dear, God.. Even tho' it's been more of two years but my heart still beat fast when I'm with. Or when I'm thinking about. He might not have a lot of sameness with me. That's why we're just completing each other. Like a positive and negative pole, they're totally different but attract :P

I don't know what's the real point but he always.. he almost.. amazing.

I love when he calls me when he knows that I'm crying.
I love when he says he love me as deep as the deep sea and untouch sky. That's your words! :)
I love when he laughs, tease me, telling my sad expression when I cry in front of him. It sucks but I love the way he remembers me when I'm not in a good condition.
I love when he begs me to be forgiven like a child ask the candy to his Mom.
I love when he gives me a simple goodnight or morning text.
I love when he surprises me when I open the door.
I love when he blinks his eyes. It's kinda cute!
I love when he angry because he missing me.
I love when he looking for me and worried about my self.
I love when he keeps telling me I'm sexy even tho' I always tell him I'm fatty :P
I love when he says he love my cheeks even tho' mine is chubby :P
I love when he plays my nose like he didn't have. LOL
I love when he opens his arms wide to get me hug.
I love when he wipes my hair like I'm his lil' sister.
I love when he stands beside me then seeing my self shorter than him.
I love when he gives his shoulder to lean on.
I love when he asleep and shows me his puppy eyes.
I love when he makes it all to me. Even tho' I always confused what should I choose.
I love the way he sobers me. I love the way he makes me addicted.

And I loveeeeeeeeeee everything on A. Even tho', I know he is so fretful sometimes, or getting sensitive. And some friend tells me how flat he is. (Hahaha...) But over all, he's warm and good lover :P

Dear, God. I just can keep anything you give to me. Please teach me how to make them safe. And please, don't take them too early. Parents, fragiles, love, friends. You all so precious! Can not be replaced.

Dear, God. Require A. Please.

A lover to love me.
A brother to protect me.
A bestfriend to listen me.
And Anything.
Read more...

This Girl is Trying to See What's Going Around Her

It's like a surprise for me. A surprise in the last year.
I never thought before that someone could change so fast. Well.. it's like out of my mind. Okay, don't mind it. I just.. lil' disappointed.

A lot of lesson I've got. That..
We shouldn't trust too much to anyone.
We shouldn't expect too much to anyone.
We shouldn't depend too much to anyone.
Because.. I've heard. I've seen. I ever did it. Then got something worst. And because I know, God dislikes an excessive. That's why we'll get bad when we do something with 'over' or 'too much'.
So I'll stay calm. Doing anything naturally. I live with the flow. Even tho' sometimes I used to drive it by myself.

Don't you remember? At least, every human will harm each other. To get what they want in life. No matter what it is. At least, every human will defame each other. (creepy)
But it happens now! Even far from today.
I don't know what's the motive, but according to my sight the people don't want to get the damage or live unhappily. We are as the human will do anything for a quality life. I don't know whether they are know or not about the 'temporal'.

Over all, the point is.. Life is a cruel. Life is a choice. Life is about do and do not. You could be someone that you wanted. You could be everything you dreamed. Yes, if you would die to get it.
Life is about a bravery. Brave to right or wrong. Live is about breathing. Breath easily or hardly.
And life, it could be about You!

Just lay your head down. Try to think about your God, the human, and the world where you living. Then you'll find sooooo much lesson! You'll feel like you're sooo tiny in this world. Then you'll see, who you are. Here.. in this world.

Keep living with the peace! :)
Read more...

Thursday, December 8

Dream As High As You Can :P

This is the main page from my wedding invitation task. (laughing)

Read more...

No Title



Peace.
Read more...

Wha-wha-what?

You say you wander your own land
But when I think about it
I don't see how you can
You're aching, you're breaking
And I can see the pain in your eyes
Says everybody's changing
And I don't know why

So little time
Try to understand that I'm
Trying to make a move just to stay in the game
I try to stay awake and remember my name
But everybody's changing
And I don't feel the same

You're gone from here
And soon you will disappear
Fading into beautiful light
Cause everybody's changing
And I don't feel right


*Keane - Everybody's Changing

Cuaca siang ini bzz banget! Panas.
Dan kaki saya bzz banget juga. Bentol di telapaknya.
Goshhh!! What's wrong with today?!
Read more...

Wednesday, December 7

Un-thingy

I know people change and these things happen:

An unsaid words. An un-kind feeling. An untold intention. An unseen tears. An unheard call. An un-normal expecting. An untouched heart.

Have you ever tried to find the words, but they don't come out right?
And all you can do is wait.
All you can do is howl.
All you can do is hold a black star.
But all you got and see just none. Have you ever?

Then suddenly breathing is so hard to do. .

Well. Just gimme the rain.
Now.

Read more...

Monday, November 28

Bzzzz..

Well, I hate to see you hurting. I hate to see you down. I hate to see you in a silence. Well, I knew I should not. Maybe the universe let me, but.. oh well, I've known you didn't need my concern. I am me. Then, you are you. See? We are walking alone..

Salah satu bagian yang paling tidak saya suka adalah ini. Part di mana semua terasa freeze. Dan saya tidak memiliki suatu ability untuk memperbaiki keadaan.
Well, my mind was too short. Yak! As I have said that my logic was lost.
Maybe I've been trying to fix this, but fail. Everytime I think if I were you, although I never knew whether you did the same or not.

Day by day I always steal the time to looking at ya. But now, I think it really really really SHOULD NOT. Because I didn't deserve. I didn't see that 'something' anymore. And oh I know, maybe it has disappear.
Yes, maybe I've been foolish. I should not believe anything and anyone so far. 'Cause I know everything always change. So does everybody.
Gosssshhh! I feel wanna laugh with the world!!!

Now I'm lil' bit hurt. Youbrokethissomething. Yes you did.
Thank You. I'm about getting my way. And you are too.

:'(
Read more...

Monday, November 21

Dangdutnism

Hello.. Hello.. Hello.. (backsound: Hello Dangdut)

Yiaksss! Emang malem ini malemnya dangdut (baca: lebay). Heh, siapa sih yang gak tau soal cinta? Eh?
Barusan lagi duduk. Ya padahal sekarang masih duduk juga. Selintas terpikir hal-hal acak yang kalau dipikir-pikir gak sinkron. Dan satu hal itu adalah, kalau cinta bisa bikin orang pintar jadi tolol seketika. Jangan nyangkal!
Karena masih banyak hal lain juga. Ya, bikin orang sehat jadi sakit seketika, atau malah sebaliknya. Tergantung situasi dan kondisi.
Salah satunya, saya sendiri. Saya pernah tolol. Sangat pernah. Mungkin waktu yang berlangsung sekarang pun masih bilang bahwa saya masih dalam ketololan saya. Walaupun dalam hal dan kadar yang beda.
Karena memang kadar ketololan seseorang itu nggak sama.
Tolol 1
Ada. Orang yang sangat terobsesi sampai mengancam bunuh diri, naik tower, atau terjun ke jurang. Karena apa? Cinta.
Tolol 2
Ada. Orang yang terus menerus gak capek ngehubungin dan cakap sendiri. Padahal gak pernah sama sekali dapet respon dari lawannya. Karena apa? Cinta.
Tolol 3
Ada. Orang yang ngeluarin air mata sampai 5 liter karena pasangannya selingkuh, dan masih setia. Padahal dia tau kalau si pasangan emang brengsek. Karena apa? Cinta.
Tolol 4
Ada. Orang yang rela diporotin. Disuruh-suruh. Udah kayak pelayan aja. Karena apa? Cinta.
Tolol 5
Ada. Orang yang rela cuma jadi simpenan. Tiap hari diumpetin udah kayak buron aja. Karena apa? Jawab sendiri deh!
Dan masih banyak tolol 6, tolol 7, dan ketololan lainnya.

Eits.. maaf ini semua hanya fiktif belaka. Ho-ho-ho. Just random thingy.
Karena berdasarkan riset dan pengalaman saya memang begitu. Cinta emang bikin kita tolol. Tapi rasa puas hati yang kita dapet ketika kita berbuat dan berkorban sesuatu untuk seseorang itu sangat nikmat!
Dan hal yang selalu saya pegang juga adalah, saya mencintai seperti saya ingin dicintai. Begitulah. Karena hidup adalah suatu siklus.

Salut untuk mereka yang mencinta sampai tua, atau bahkan menunggu sampai tua? Tapi saya rasa itu langka.
Nggak akan ada orang yang kayak Jacob Black. OMG. I love his feeling so much! How can he loves Bella while he knows that she was Edward's.
(Kenapa jadi ke Breaking Dawn?)

Ya.. ya.. ya.. yang jelas selama kita memang terlanjur jatuh. Jangan pernah mencoba berlari seketika. Berdirilah dengan perlahan-lahan :)
Selama kita tau bahwa cinta bikin orang jadi tolol (teuteuuup) ya jangan pernah berhenti. Toh, kita memang pada dasarnya diam di tempat. Berjalan sejauh apa pun, di mana pun, sesakit apa pun kita, kalau untuk cinta selalu bisa kan? Manusia mana yang gak pernah jatuh cinta? Udah dibejek-bejek orang sekalipun, udah sekarat sekalipun, kita selalu memutuskan untuk jatuh cinta. Padahal kita tahu resikonya sangat banyak dan kalau ibarat genre musik, cinta itu hardcore! or heavy metal, maybe? Hahaha
Makanya, serahkan sama Tuhan. Dia yang Maha Memiliki, Mengatur dan Kasih Sayangnya lebih dari jagad raya :)

Well.. Saya mencintai. Dan saya serahkan itu semua sama Tuhan :)
Dan ini indah. Memberi, memproteksi, memotivasi. Setidaknya hal-hal sepertiitu bisa menjadi ibadah karena telah membahagiakan sesama manusia. Jadi, ya, niatkan yang lurus :P
Read more...

The Owl


I love to see you looks so damn dumb.
Read more...

Sunday, November 20

Randomize

Don't ask why. Let's just feel what we feel. 'Cause sometimes it's the secret that keeps it alive..

Heaven knows. That the love just deserve for anyone who brave. Brave to happy, to fail, to success, to desperate, to dream, to cry, to sacrifice, or die. Maybe.
Sometimes I ask the stars. "Why do you still keep bright? While you know, that everything was going dark. Yea, dark."
But nothing I hear. They just keep their silence.

Someone has told me, 'Don't ever give up if you still feel that you can.'
No. It's not about giving up. F*ck with this someone. A jerk. But thank you for reminding.

Didn't you see? I fight everyday. I fight everything.
The point is because I have already fall into this. I'll tell you things that no one else knows. I let you in where no-one else goes.

I'm in love and always will be.
If you ask how I know, then I say trust.

Hawwww.. It's getting cold here. I gotta go. Then, bye!
Read more...

Thursday, November 3

Burst




Maybe the world is laughing at me now. It doesn't matter. I deserve it. I'm totally useless. What can be proud from me? I am only the girl who wants to be mature but fail. Fact told me I can't do anything. I'm too much depend to everyone. Maybe I make them harder to live. Then what should I do? Hey, listen! I promise I will do anything by my self. Later or soon. I do swear, dear people. Don't take too much. I'll leave you all slowly. I'll stand by my self. I'll reach my goals. I'll keep my aim. A years later maybe I can buy then drive a car by my self. Go anywhere I want to go. Without calling one of you first to pick up or accompany me. INDEPENDENT. I promise I will. May God bless me.

:'(
Read more...

Sunday, October 30

Arigatou, Experia!

October 26 'til 27th 2011 was time for Satas Visits The Colleges. With only 24 members of Experia is pity but so much fun!! We went at 6.30 am then touchdown Bandung at 10 o'clock. I visit the Faculty of Communication then Faculty of Social and Politic UNPAD. I feel like whoaaa! UNPAD!!! I couldn't stop dreaming to wear that dark blue blazer!
Even though I know that Jatinangor was so hot and dry. And the signal was very bad. My BBM was so useless there. Can not work. But it doesn't matter for now :D




Then we headed to IM & IT Telkom di Buah Batu, Bandung. But I just visited IM Telkom. The seniors were very cute, humorous, simple but full of creative mind! Saluteeee!! I learned everything about broadcast, Management and others. Then they showed us some trailer film which made by them. Ah, four thumbs up for their work! A lot of good good good trailer film they make. Comedy, drama, horror, reality, hope and dream. They can make it as one!


Then the night's come. Time for diner. But I didn't feel full. But tired 'cause the meat that I eat was so hard to cut -_-
Next we went to Paris Van Java. Hahaha. I think it's craziest part!! We went by angkutan umum. And the member was more than 15 persons. Cmmiw.
What a jam! In a little car with over capacity inside. So hard for me to breath but every jokes made me enjoy the trip. I feel like happy and sad together. My mind was remembering me that the moment like that won't happen twice. Maybe that's for the first and the last time. Ah.. I LOVE YOU TOO MUCH, EXPERIA!!! :')

The second day was also fun. But we're going tired and we're having a fun with our residue energy. Hehe. But.. over all, I hope I can reach my dream. I know God knower than me. God knows everything in me. God knows all the best thing for me. But, please, God, let me be a student in Padjadjaran University. Bless me! Amiin.
Last.. For Experia, I'll build a place for you. Here, in a heart, in a mind. Arigatou. And for you're all. And you're. And you. You.





















Read more...

Monday, October 17

Tsm 17 Okt

Acara pelantikan SSG angkatan 19 cukup sukses. Alhamdulillah. Aku harep sih mereka-mereka sekarang pada nggak ada yang ngebatin sama sekali :P
Tapi sesuatu nih. Tahun lalu, aku yang disuruh makan ramuan gila itu. Bukan makanan itu sih, rasanya aja kayak muntahan! Tapi sekarang, malah aku sendiri akhirnya udah bisa nyuapin ke salah satu dari mereka. Haha. Maaf banget ya, Neng.

Anyway, hari ini Tasik lagi panas banget! Aku yang lagi sakit aja gerahnya bikin pengen dikasih es krim deh! Hhh. Mungkin efek obat sih. Tapi ya mungkin ditambah hawanya juga kan. Dan moodku hari ini lagi gak keren. Dari mulai bangun, tau leher sama dahi anget banget aja udah bikin pengen tidur lagi. Ada niat gak mau sekolah sih. Di sisi lain, minder juga karena jerawat sial. Erghhh!
Akhirnya ya mau gak mau mesti sabar. Maksain diri dan berangkat aja ke sekolah. Begitu turun dari mobil sampai nyampe kelas pun, jalan aja gak semanget. Biasanya kalo mood lagi keren sih kadang-kadang jalan ke kelas aja nafasnya dinikmatin. Udara pagi kan enak tuh. Ditambah biasanya suka sambil senyum-senyum sendiri. Bukan gila. Tapi ngasih sugesti ke diri sendiri.

Biasanya sih kalo emang moodlagi nggak keren, aku masih bisa nutupin ke orang-orang. Karena aku sendiri gak mau kalau orang lain jadi korban. Banyak saya liat temen-temen aku sendiri yang orangnya moody-an. Kalo mood mereka lagi gak keren, misalnya karena lagi sedih, males, bete, atau galau mungkin. Biasanya orang lain yang malah jadi korban.
Nah, dari dulu itu yang aku praktekin kalo memang mood lagi gak oke. Yaaa minimal stay cool aja lah. Haha
Karena gini loh, berubahnya mood itu bisa merubah raut muka seseorang juga. Kalo lagi bete ya jelas mukanya gak banget kan kalo diliat bikin males. That's why aku sendiri dari dulu masih selalu belajar cara menguasai emosi. Yang aku harapkan dari diri sendiri itu kan salah satunya bisa bikin orang-orang di sekitarku seneng kalo ngeliat aku. Salah duanya sih ya aku selalu ngarepin kalo aku bisa berguna buat mereka. Lumayan siapa tau jadi ladang amal. Hehe
Tapi nggak sedikit orang yang bilang katanya tiap hari hidup aku keliatannya lempeng-lempeng aja. (Duh, amin yah!) Sebenernya nggak gitu lah ya. Mungkin efek dari apa yang suka aku praktekin itu juga. Jadi dalam kondisi apapun, gimanapun, ya biarkan aja, toh itu masalah hidup aku sendiri. Orang lain gak perlu liat sedihnya aku. Aku sendiri orangnya nggak haus simpati. Lebih baik berbagi hal-hal yang bikin mereka jadi ikutan senyum. Senyum atau ketawa mereka yang karena aku itu paling bikin aku ngerasa nggak useless jadi orang. Itu sih yang jadi poin.

Tapi asli! Hari ini nggak banget. Aku bener-bener nggak bisa nge-handle sama sekali.

Cuma ada nih, satu yang bikin aku ketawa hari ini. Di sekolah tadi, pelajaran Bahasa Indonesia. Materinya mengapresiasi sastra. Sastranya berupa cerpen. Ke depan lah itu Ucen temen saya. Emang sih kalo sehari-hari liat dia itu bawaannya suka pengen ketawa. Karena mukanya selalu keliatan ngeyel. Tapi barusan begitu dia ke depan dan berdiri, rasanya biasa aja. Masih males ngapa-ngapain.
Ternyata eh ternyata.. ketawa lah itu aku pas denger tokoh cerpennya dia yang nama tokoh utamanya Sania. Lucunya sih abstrak. Haha. Jadi nama dia itu kan M. Al Husaini. Nah temen yang lain pada nyeletuk gitu kalo nama tokoh diambil dari nama dia. Terus tokoh sahabatnya Sania itu namanya Saira. Saking kreatifnya si Ucen bikin nama deh tuh. Imbasnya aku bisa ketawa pagi tadi. Hahaha. Alhamdulillah yah. Walaupun habis cerita si Ucen tamat dan sampai bubar sekolah lalu sampe rumah itu aku sama sekali flat aja.

Ya sampai sini dulu aja deh. Maskerku udah kering :P
Read more...

Thursday, October 13

Goshhh!!

Hhhh... entah kenapa hari ini rasanya capek banget dan nggak ada dua!
Kondisi badan lagi nggak fit. Semalem nggak tau kenapa tiba-tiba tangan jadi kasar. Bulu-bulunya pada berdiri. Leher panas dan dahi juga sama. Makanya tadi pagi udah nggak ada hasrat sama sekali buat sekolah. Doh, sorry curhat ya!

Tapi tapi! Hari ini juga aku ngalamin hal-hal yang sangat di luar dugaan. Izin ketawa, ya. Hahahaha~

1. Ceritanya sekitar jam kedua di sekolah. Bu Astuti nggak masuk. Terus ada rumor-rumor razia. Tapi anak-anak juga bingung. Anggota OSIS di kelas pada hadir semua dan nggak ada yang lagi dispen-dispenan. Dan sangat mengejutkannya ketika dari jauh kelihatan manusia-manusia ber-blazer. Panik dong! Aku sama sekali nggak lagi pake kaus kaki yang panjang. Awalnya memang kepikiran untuk ngegunting bagian depan. Tapi cuma bisa diem dan pasrah. Habis itu temenku, Dilla. Ngasih saran yang sama. Well, aku jabanin. Tapi masalahnya, MANA GUNTINGNYA?
Setelah tanya-tanya ke temen ternyata nggak bawa. Dan beruntung waktu nyamperin ke meja guru ada lah itu si gunting! Tiba-tiba langsung 'cesss' banget! Haha. Buru-buru deh tuh aku gunting kaus kaki bagian depan sampe kaki bisa masuk dan bisa ditarik ke atas.
Kalo dipikir-pikir ini konyol. Tapi daripada kena poin dan kalau kena razia pun bakal males banget buat nebusnya lagi. Yah, akhirnya sih selamet. Lulus pemeriksaan dan kayaknya aku bakalan simpen itu kaos kaki biar jadi bukti fisik bahwa,
"13 Oktober 2011, saya, Dena Melinda, rela menggunting ujung-ujung kaos kaki saya sendiri gara-gara takut kena razia."
Memang nggak lucu sih. Tapi, yah.. itu hal pertama yang pernah aku lakuin selama 17 tahun hidup. Izin nyengir, ya. Hehehe. Dan memang, break the rules itu menyenangkan. Terkadang.

2. Cerita kedua, waktu pelajaran Sejarah. Ada tes lisan gitu kan ceritanya. Tesnya sendiri berlangsung dengan sangat enggak tertib. Siapa aja yang mau ya dia boleh ke depan langsung nyamperin si guru. Tapi anehnya banyak yang begitu tertarik ingin di tes duluan tapi takut. Ya, contohnya juga aku sendiri. Udah nyamperin ke depan, tapi malah diem aja liatin temen-temen yang lain. Izin ketawa lagi, ya. Hahaha~
Tapiiii, habis 10 menitan aku nunggu nyali dateng, ya akhirnya beraniin diri deh.

D: "Pak, aku ajah!" sambil nyodorin tugas di buku latihan.
G: "Hmm.. iyah, sok. Tiga kebijakan dalam masa pemerintahan Soeharto. Apa aja?"
D: "Trilogi Pembangunan, Pak?"
G: "Iyah."
D: "Satu, pemerataan pembangunan. Dua, meningkatkan perekonomian. Tiga, stabilitas nasional."
G: "Stabilitas Nasionalnya gimana itu?"
D: "Ya, kan karena Dwi Fungsi ABRI itu, Pak. Jadi, kan...."
G: "Yah, udah, udah! Nomor absennya berapa?"
D: "Sepuluh."
G: (nulis angka 98 di daftar nilai)

Aneh nggak, sih? Aneh deh.. Tapi yang penting nilai aku nggak jelek. Ijin nyengir lagi, ya. Hehehe

3. Nah ini betul-betul part puncak. Males banget kalo mama udah lagi arisan. Disuruh pulang pake becak. Uang ongkosnya nggak suka digantiin abisnya. Hhh. Ditambah ada jadwal les jam 3 sore. Ya, akhirnya sih nunggu di sekolah aja sampai adzan ashar. Begitu les, mood udah kacau banget. Materi lambat ngerti. Nggak enak badan. Ngantuk. Dan PANAS.
Wanna scream like 'Whoaaaaa!" tapi nggak mungkin. Punya modal apaan kalo aku teriak. Ahahaha. Suara aja tipis begini. Zz.

Overall, i'm so exhausted today! Never ever wanna be like this anymore. Gooooooossshhhh!!!


Read more...